Choosing A Bad Boy, Starting An Adventure!

Tulisan diambil dari SINI

SUDAH naksir Andre, pria yang jelas-jelas baik , ‘lurus’ dan nggak neko-neko. Tapi, kok hati tetap tertuju pada Rio, pria yang terkenal dengan panggilan bad boy. Why oh Why?

Tampil percaya diri

Yup, inilah modal utama si pria bad boy. Dalam buku berjudul Everything Body Language, Shelly Hage mengatakan percaya diri membuat seseorang berani untuk melakukan kontak mata langsung, berbicara, tersenyum, tertawa kepada lawan bicaranya. Itu membuatnya menarik walau penampilannya biasa saja.

Cuek tapi bikin penasaran

Ia punya rules sendiri, mulai dari cara berpakaian hingga bersikap. Kemarin bersikap manis, hari ini sibuk dengan dunianya sendiri. Sikap cueknya bikin penasaran. Dan Anda pun tertantang untuk mengubahnya menjadi good boy. Eits, tanpa disadari inilah yang membuat Anda jatuh hati lebih dalam.

Punya sisi romantis yang jarang diumbar

Dia yang biasanya cuek, tiba-tiba mendadak perhatian. Menanyakan kabar sampai mengingatkan makan siang. Beberapa hari kemudian ia bersikap biasa lagi. Alhasil, Anda ketagihan untuk mendapatkan perhatiannya dan memberikan 100 persen lebih banyak perhatian. It’s okekalau ia membalas dengan sikap yang sama. Tapi kalau ia tak lagi menunjukan sikap romantisnya, cari yang lain saja.

Cowok ‘abis’

Walau tak memiliki tubuh six pack, penampilan dan sikapnya memperlihatkan gaya pria sejati. Jangan heran bila bersamanya, Anda merasa aman. Begitu pula saat merasa terganggu dengan sikap seseorang, ia tak segan untuk bertindak tanpa banyak omong. Mereka langsung to the pointsaat menginginkan sesuatu. Bisa jadi, ia akan memeluk atau mencium Anda pada kencan pertama. Mereka mudah tertarik pada perempuan, tapi tak mudah jatuh cinta.

Bisa setia

Bisa dibilang slebor, bandel, dan tak jelas ke mana arah hidupnya. Tapi kalau sudah jatuh cinta, ia bisa menjadi pria setia. Kalau boleh memberi saran, pilihlah pria yang benar-benar mencintai Anda. Kalau si bad boy akhirnya menaruh hati, itu kabar baik.

Mudah mengambil hati

Pria bad boy tak terlalu picky dalam memilih teman, kecuali memilih seseorang yang bisa memasuki kehidupannya lebih dalam. Sikapnya yang down to earth, asyik diajak bicara, dan gaul merupakan senjata ampuh yang ia miliki untuk bisa mengambil hati orang sekitar, mungkin termasuk Anda. (Ayunda Pininta Kasih/Equita Maulidya)

If you wanna be a good girl, get your self a bad boy. Nuff said.😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s