Bahagia Itu Sederhana Meski Menyakitkan

Nah kan? Combo again! Wanna bet? Coba deh pikirin sekali lagi.

Am happy… Even it hurts me so…

Tulisan ini tak akan lebih dari 100 kalimat. Karena bahagia itu memang terlalu menyakitkan. Banyak yang bilang untuk tidak mengeluarkan air mata untuk orang yang jelas-jelas tidak menyayangi kita. Rugi. Ya katanya. Nyatanya, aku menangis lagi dan lagi demi orang yang aku sayang. Karena aku tak meminta apa pun. Aku sayang dia tulus. Aku menerima apa adanya dia. Bahkan sebelum tahu siapa dan bagaimana dia. Pernah ada yang mengalaminya? Saat ini, aku mengalaminya.

 

~menunggu di ujung waktu~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s