Rindu Itu Sia-sia

ketika rindu dibiarkan menggantung sia-sia di langit malam, mengering . seharusnya semua orang memahami bahwa lawan cinta bukanlah benci, namun ketidakpedulian pada hal sepele. begitu saja.

tahu, mengerti, lantas tak peduli. seperti sebongkah harapan yang dilempar paksa ke jurang sepi. hancur berkeping. ditinggalkan. terlupakan.

seperti dua sejoli yang bersumpah setia di hadapan Tuhan ketika mengikat janji di gereja tua. “mencintai dalam suka dan duka sampai maut memisahkan.” semua mengamini kecuali…. entah.

jika saja engkau bisa hadir untuk dia yang kausebut separuh nafas itu, di kala susahnya… akankah ada yang sangsi engkau akan memberi senyum terindahmu di saat bahagia? terkadang, yang terjadi adalah sebaliknya.

~sebuah ilusi. ingin menjadi nyata.~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s