Aku Melihat Semuanya… Di Matamu

Aku tak tahu harus bilang apa. Ada sesuatu yang kutangkap dari tatapanmu dan aku sangat mengerti. Aku bisa menerjemahkan segala yang ingin kau katakan. Aku melihat semuanya…

Aku sangat paham kamu lelah lahir batin. Juga pikiranmu. Aku juga mengerti apa yang kamu inginkan. Tapi kamu tak berdaya. Juga aku. “Kurang kenyangnya?” tanyamu penuh arti. “Iya gak bakalan kenyang ya? Kapan ya kenyangnya?” kamu bertanya retorik. Aku hanya tersenyum miris. Juga jengkel. Keadaan membuat kita berdua tak menentu.

kamu selalu menenangkanku seperti ini…

Kamu yang menatapku dengan penuh rasa bersalah tetapi juga pengharapan yang besar. Kamu tak perlu bicara pun aku tahu, tetapi kita tak pernah bisa melawan keadaan.

Aku cukup tersentak ketika kamu berkata, “Aku sakit!” dan rasanya ingin aku menamparmu dan menjawab, “Aku tahu, makanya aku minta kamu pulang! Pulang denganku!” Tapi aku hanya bisa diam menahan tangis. Aku tahu kamu gak suka melihat aku menangis. “Tersenyumlah. Senyum ya meski hatimu menangis,” ujarmu membaca bahasa tubuhku.

Kamu sangat mengenalku. Dengan tekanan suaramu yang memohon agar aku mengerti. Oh tentu saja. Aku sangat m-e-n-g-e-r-t-i. Kamu pun pasti melihat tubuhku yang gemetar menahan rasa kecewa. Bukan kecewa padamu. Kamu tahu itu. Aku kecewa pada… Ya pada…

I can do better. I dare you something very important! You have to know it. I’ll prove it to you. Just take a look at my eyes. I mean it!

Kamu tahu apa maksudku. Aku hanya ingin menerjemahkan yang kulihat di matamu beberapa jam yang lalu. Bertemu dalam keadaan sama-sama lelah dan waktu yang sangat terbatas membuat kesal, bukan? And we stuck where we are… Asli, nyesek banget.

Betapa tegang dan kecewanya wajahmu saat bilang, “Kayaknya aku gak bisa dateng deh.” Dan aku paham kenapa… Tetapi kamu lanjutkan juga bicaramu dan aku semakin nyesek. It is about the intuition. I can feel that. Sudahlah, jangan teruskan debat ini. Dan kamu pun berkata, “Nanti ada waktunya.” Betapa optimis kamu dan sungguh aku menanti saat itu tiba.

Ya, aku menunggu…

~jalani saja~

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s