With Krucils And Banyolan Sunda

Hm, ya gitu deh. Seperti biasa sebenarnya sih… Tapi hari ini istimewa karena mereka berhasil membuat rusuh di Buah Batu. Haiyah!

Tetap dimulai dengan keriuhan di pagi hari di rumah Nani, teman SMPku di Cibeunying. Janjian sekitar pukul 7 pagi dengan kang Sona harus bubar jalan karena krucilku makannya lama dan masih ingin main. Wataaawww…. Bakbikbuk kedubrakan mencoba sampai di tempat janjian tepat waktu. Tapi kemacetan dan angkot yang melaju seperti keong menyebabkan waktu molor telah 1 jam. Cakep, yes? ๐Ÿ˜ฆ Umar dan Salman bawelnya super deh selama di perjalanan. Hingga ketika menunggu jemputan pun mereka menjadi rewel.

Akhirnya yang menjemput adalah Kang Ei dan Kang Irfan. Umar dan Salman girang banget deh dijemput pakai mobil. Mereka paling suka, tentu saja. ๐Ÿ˜‰ Dan lupa tuh dengan rewelnya yang memusingkan kepalaku ๐Ÿ˜€

Sampai di tempat tujuan, aku bertemu dengan Kang Sona yang menyambutku dengan tampang rada bete di balik senyumnya. Hweh! Hampura atuh, Kang! Kemudian ada Kang Taufik yang tetap saja tak diingat oleh Umar & Salman. Wakakaka ๐Ÿ˜† , maaf ya Om Opik? ๐Ÿ˜› Terus ketemu Kang Yana dan anak istrinya. Ih itu anak perempuannya lucu sekaliiiiiiiiiii…. GEMEEEESSSS…. ๐Ÿ™‚

Ada Ceu Girinyih dan Abah Amin (akhirnyaaaaa…. *yak drama lebay dimulai*) Hehehehe… Juga ada Kang Hermawan (Ceef Ones), Kang Dedi Akung Sobari, Ki Ubbay, dan yang lainnya. *tunggu, eikeh masih meraba-raba wajah asli dan photo profile di FB, nih!*

Waktu baru datang sih aku langsung ditodong Kang Hermawan untuk membahas soal biaya pajak rumah. Lumayan ribet dan puyeng ya? Baiklah setidaknya bayangan biayanya tak semengejutkan (apa ini bahasanya) yang kupikirkan.

Ketika aku memperkenalkan diri, baru deh pada ngeh siapa aku. Hiyah, gubrak! Coba deh ya yang paling kaget masa sih Kang Dedi dan Kang Benno? *mikir garuk kepala* Oh ada satu lagi… Yang akun fesbuknya “Murangkalih….” (lupa juga lagi, gak hafal) sampe tanya gak yakin, “Oh ini Teh An Diana?” ๐Ÿ˜€ย Baiklah… Aku memang baru pertama kali bertemu dengan kalian kecuali Kang Irfan dan Kang Taufik. Yuk mareee….

Yang termasuk rombongan terakhir adalah Kang Ndien (bener apa salah ya?), Nyi Iroh, Nyai Endit dan Teh Odah. Ahey, akhirnya… ๐Ÿ™‚ Alhamdulillah, mereka semua persis seperti yang ada dalam bayanganku. (apa deh!)

Waktu mau pulang, aku sempat membawa 3 porsi burgongnya Kang Taufik. *iya, itu sih wajib* ๐Ÿ˜€

Mohon maaf ya pada sahibul bait atas keriuhan yang dilakukan oleh kedua krucilku hari ini… Terima kasih banyak pada semua tim Banyolan Sunda yang sudah memberiku ruang untuk bersilaturrahmi. ๐Ÿ™‚

Sayangnya belum bertemu Kang Jajang / Ki Jayus, Koh Bunhaw, Kang Yayan Bedog, dan siapa lagi ya? *mikir* Ya sudahlah, insya Allah lain waktu ada kesempatan lagi. ๐Ÿ™‚

Sekian untuk hari ini dan terima gosip. *pletak!*

Sudah apdet blog juga. Iya, ini #kode ๐Ÿ˜‰

Iklan

3 pemikiran pada “With Krucils And Banyolan Sunda”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s