Mendekati Mimpi yang Mulai Mewujud

Beginilah ternyata Allah menjalankan skenario terbaik-Nya.  Mengalir dalam derasnya doa dan penghambaanku… Hingga, setiap kali aku merasa sudah berada di titik nadir, justru Ia menambah ujian itu lebih banyak dan lebih pendek waktunya. Membuat adrenalinku terpacu dan tekanan darahku naik. Lebay? Gak. Ini nyata. Setiap aku merasa dihakimi, saat itu pula Allah menambah kadar ujiannya. Berat menurutku. Kemudian apa yang terjadi? Aku menangis? Ya! Aku ketakutan? Ya! Aku panik? Ya! Aku menyerah? TIDAK!

Mengapa? Ada empat wajah yang menguatkanku senantiasa. Empat pria yang memberiku cahaya setiap pagi, siang, sore, dan malam hari. Dengan doa, senyum, dan segala cinta yang mereka punya untuk menopangku. Dengan cara mereka sendiri, membuatku percaya diri menghadapi semuanya. Mereka, cintaku yang nyata dan hampir setiap saat dapat kulihat. 😉

Saat menulis ini, ketegangan belumlah reda. Stressku masih tinggi dan tak nyaman untuk memikirkannya. Untunglah, dalam keadaanku yang serba terdesak dan mumet begini, para sahabatku selalu mengingatkanku. “Inget sama Allah. Dzikirnya jangan lepas. Shalat malam jangan sampe bablas. Tuh ayat Kursi getolin lagi.” 🙂 Bagaimana mungkin aku tak mendoakan yang terbaik untuk mereka semua?

Cinta para sahabat itu benar-benar permata yang sangat berharga untukku 🙂 Sangat. Tanpa mereka, apalah artinya aku. Mereka, mendukung mimpiku. Mendoakan segala kebaikan untukku dan anak-anak. Menegurku dengan sepenuh kasih bila aku salah. Sungguh, tak kuminta selain doa mereka selalu…

Kuharap, mimpi yang sedang kurajut ini menjadi nyata. Bukankah mimpi itu memang untuk digapai? Harus pede 😉 Daaaaannnn… Memang nyata adanya, satu per satu mimpiku perlahan menjadi nyata. Pelan, tapi pasti.

Bismillah 🙂

~dalam doa, asa, mimpi, dan tujuan yang satu~

One thought on “Mendekati Mimpi yang Mulai Mewujud”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s