Aku Hanya Cinta Kamu

Pernahkah aku, sedetik saja, tidak mencintaimu?
Pernahkah aku, sehari saja, tidak mendoakanmu?
Pernahkah aku, sesaat saja, tidak memikirkanmu?

Aku bahkan terlalu merindukanmu hingga sesak di dada, hanya karena tak tahu harus bagaimana mengatakannya padamu.

Beberapa hari terakhir, aku merasa jika ada rasa cemburu di hatimu. Jiwaku mengatakannya. Entah karena siapa kamu cemburu. Maafkan aku, bila ternyata aku khilaf. Seharusnya aku lebih mengerti kamu.

Meski sudah berulang kali kutegaskan bahwa hanya aku yang mengerti kamu, bukan berarti aku sudah memahami kamu. Setiap hari, adalah waktuku untuk belajar dan terus belajar. Seumur hidupku, belajar mengenalimu lebih baik lagi.

Tidakkah kamu mengerti itu? Bukankah kamu yang meminta untuk sejenak menenangkan diri dalam gua pribadimu? Bebas menjadi yang kamu mau? Aku berikan kesempatan itu. Aku, tak akan pergi jauh. Tetap di sini, menantimu pulang.

Jaga dirimu baik-baik selama jauh dariku. Ada rindu yang teramat dalam di hatimu. Aku tahu itu. Tetapi belum waktumu untuk pulang. Aku mengerti.

Bukankah sudah kubilang, kalau ada apa-apa segera hubungi aku. Kamu tahu bagaimana dan di mana bisa mencariku. Aku tak akan ke mana-mana. Dari jauh, aku menjaga dan mengawasimu. Aku selalu siap, kapan pun kamu membutuhkanku…

Ribuan aksara penanda rindu ini tak akan pernah berarti apa pun… Aku hanya ingin selalu dekat denganmu. Tuhan tahu itu dan aku ingin dunia pun tahu.

~dalam satu doa, harapan, dan mimpi~

2 thoughts on “Aku Hanya Cinta Kamu”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s