Kangen Kamu

Kita memang tak selalu sependapat, tetapi aku sungguh sayang padamu. Percaya kan?

Surat ini tak akan panjang. Tak akan menyita waktumu untuk membacanya. Tanpa surat ini pun sebenarnya kamu tahu kalau aku rindu padamu dan ingin bertemu.

Tetapi rasanya mustahil terjadi. Aku berteriak merindukanmu pun kau tak akan pernah muncul di hadapanku. Selalu begitu. Sejak bertahun lalu.

Aku masih merindukanmu. Selalu. Selamanya.

Mengenangmu melewati jalan naas itu.

Tunggu aku di surga, ya?

-in memoriam: Khrisna-

Depok, pagi yang mendung penuh rindu.

Iklan

Satu pemikiran pada “Kangen Kamu”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s