In Allah We Trust :)

حسبن الله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصير

 Cukuplah Allah sebagai penolong dan Allahlah sebaik-baiknya penolong.

✔ Rabbighfirlii (Tuhanku, ampuni aku)
✔ Warhamnii (Rahmati aku)
✔ Wajburnii (Tutuplah aib-aibku)
✔ Warfa’nii (Angkatlah derajatku)
✔ Warzuqnii (Berilah aku rezeki)
✔ Wahdinii (Berilah aku petunjuk)
✔ Wa’Aafinii (Sehatkan aku)
✔ Wa’fuannii (Maafkan aku)

Hewan yang Diharamkan Syariat Islam

Allah menciptakan segala sesuatu yang ada dipermukaan bumi ini adalah untuk kemaslahatan manusia, termasuk didalamnya adalah Allah menciptakan hewan-hewan yang tentunya diperbolehkan untuk dijadikan makanan bagi Bani Adam. Allah Ta’ala berfirman:

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِيالْأَرْضِ جَمِيعًا (البقرة:29)

“Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada dibumi untuk kamu “

Namun, merupakan bentuk kesempurnaan kasih sayang Allah kepada manusia adalah Allah memerintahkan mereka hanya untuk memakan makanan yang halal lagi baik saja. Perhatikanlah firman-Nya:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّافِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِإِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ (البقرة:168)

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi”

Bahkan termasuk diantara khasa’is (kekhususan/karakteristik) dienul islam yang dibawa oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam adalah menghalalkan bagi ummatnya seluruh perkara yang baik dan mengharamkan mereka dari segala sesuatu yang buruk.

وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِوَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ (الأعراف:157)

“Dan menghalalkan bagi mereka segalayang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk”

Sekilas Tentang Sebab-Sebab Makanan & Minuman Menjadi Haram

Para Ulama telah menjelaskan bahwa sebab haramnya makanan dan minuman ialah disebabkan karena salah satu atau lebih dari 5 sebab berikut:

  1. Apabila membahayakan
  2. Apabila memabukkan
  3. Apabila mengandung najis
  4. Apabila dianggap jorok/ menyelisihi tabi’at yang salimah
  5. Apabila mendapatkannya dengan jalan yang tidak dibenarkan oleh syari’at.

Hewan-hewan yang diharamkan oleh syara’

Tidaklah Allah Dan Rasul-Nya mengharamkan sesuatu melainkan disana banyak hikmah dan kebaikan bagi Ummatnya, terkadang sebagian dari hikmah tersebut telah kita ketahui sedangkan sebagian lainnya bahkan mungkin sebagian besar dari hikmah-hikmah tersebut masih Allah Subhanahu wa Ta’ala rahasiakan sehingga akal kita belum mampu untuk menjangkaunya. Namun, sebagai seorang mukmin tentu kita akan berkata “Sami’na Wa Atha’na” kami mendengar dan kami ta’at, kami pasrah dan tunduk kepada seluruh ketetuan-Mu wahai Rab semesta ‘Alam.

Hewan yang diharamkan oleh Nash Al-Qur’anul Karim
  1. Bangkai
    Bangkai adalah hewan yang mati bukan karena penyembelihan yang sesuai dengan syari’at seperti mati tercekik, dipukul, tertabrak dan lainnya. Termasuk bangkai adalah potongan tubuh hewan yang masih hidup.
    Yang dikecualikan(dihalalkan) dari bangkai adalah: bangkai belalang dan ikan/hewan air.
  2. Daging babi.
    Termasuk lemaknya, dan seluruh bagian tubuhnya yang lain.
  3. Hewan yang disembelih dengan selain nama Allah.
  4. Hewan yang disembelih untuk selain Allah.
    Semisal hewan yang disembelih untuk acara-acara yang berbau kesyirikan, seperti: sedekah laut, tumbal tanah, tumbal bangunan dll.

Keempat jenis hewan tersebut tercakup dalam firmanAllah Ta’ala:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُوَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِوَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَاأَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ(المائدة:3)

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan)yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yangjatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.

Hewan yang diharamkan oleh Sunnah Rasulullah

Hewan yang diharamkan di dalam hadits-hadits Nabi antara lain:

  1. Keledai jinak
    Dalam hadits Ibnu Umar Radhiyallohu ‘anhuma disebutkan:أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليهوسلم – نَهَى يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الأَهْلِيَّةِ“Bahwasannya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam melarang mengkonsumsi daging keledai jinak(Muttafaqun ‘Alaih).
  2. Segala hewan yang bertaring
    Abu Tsa’labah Radhiyallohu ‘anhu berkata:نَهَى النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم-عَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِى نَابٍ مِنَ السَّبُعِNabi Shalallahu ‘alaihi wasallam melarang melarang memakan setiap hewan bertaring yang buas(Muttafaqun ‘Alaih).
  3. Segala jenis burung yang bercakar tajam/ burung pemangsaعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ نَهَىرَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ كُلِّ ذِى نَابٍ مِنَ السِّبَاعِوَعَنْ كُلِّ ذِى مِخْلَبٍ مِنَ الطَّيْرِNabi Shalallahu ‘alaihi wasallam melarang melarang memakan setiap hewan bertaring yang buas dan burung yang bercakar tajam (HR. Muslim).
  4. Jallaalah
    Jallalah adalah Hewan halal yang mayoritas makanan utamanya adalah barang najis sehingga menjadi haram dimakan dan diminum susunya. Ibnu Umar Radhiyallohu ‘anhuma berkata:نَهَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليهوسلم- عَنْ أَكْلِ الْجَلاَّلَةِ وَأَلْبَانِهَا“Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam melarang (memakan)daging jalalah dan (meminum) susunya” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah).

    Jallaalah akan kembali menjadi hewan halal apabila hewan jallaalah tersebut dikurung selama tiga hari dan selama waktu tersebut hewan itu diberi makanan yang bersih. Para ulama ada yang mengatakan bahwa waktu mengurung jallaalah itu bisa sampai 40 hari.

  5. Tikus
  6. Kalajengking
  7. Burung gagak
  8. Burung elang/rajawali
  9. Anjing galak(الْكَلْبُ الْعَقُورُ).
    Para Ulama berselisih pendapat tentang maksud dari anjing galak/Al-Kalbul ‘Aquur,  Jumhur ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud “Al-Kalbul‘Aquur” adalah anjing itu sendiri (anjing yang kita kenal, kecuali yang dimanfa’atkan untuk menjaga kebun/berburu) dan seluruh hewan buas yang menerkam mangsa seperti harimau/macan, serigala, singa dan semisalnya. Bahkan Zaid Bin Aslam Rahimahullah memasukkan ular kedalam jenis “Al-Kalbul ‘Aquur” sebagaimana hal ini dikutip oleh Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Atsqalaani dalam Al-Fath.
  10. Ular
  11. Cicak/tokek
    Keharaman hewan-hewan tersebut (no.5-11) dikarenakan Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwasallam memerintahkan kita untuk membunuhnya. Dan diantara kaedah pengharaman hewan yang dijelaskan oleh para ulama adalah “Setiap binatang yang syari’at memerintahkan kita untuk membunuhnya”.
    Perintah untuk membunuh tikus, kalajengking, burung rajawali, burung gagak dan anjing galak (الْكَلْبُ الْعَقُورُ) terdapat dalam hadits ‘Aisyah, beliau Radhiyallahu‘anhamengatakan bahwasannya Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:خَمْسٌ فَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فِىالْحَرَمِ الْفَأْرَةُ ، وَالْعَقْرَبُ ، وَالْحُدَيَّا ، وَالْغُرَابُ ،وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ (أخرجه البخاري و مسلم)“Lima hewan fasiq (pengganggu) yang hendaknya dibunuh walaupun di tanah haram, yaitu: tikus, kalajengking, burung elang, burung gagak, dan anjing galak” (HR.Bukhori, Muslim)

    Dalam hadits lain Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    خَمْسٌفَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فِى الْحِلِّ وَالْحَرَمِ الْحَيَّةُ وَالْغُرَابُالأَبْقَعُ وَالْفَارَةُ وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ وَالْحُدَيَّا

    “Lima hewan fasiq (pengganggu) yang hendaknya dibunuh baik ditempat halal (selaintanah haram) maupun ditanah haram, yaitu: ular, kalajengking, burung gagak, anjing galak, burung elang” (HR. Muslim)

    Begitu pula tentang cicak/tokek(الْوَزَغ), cicak/tokek termasuk“fawasiq” yang RasulullahShalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kita untukmembunuhnya.

    عَنْأُمِّ شَرِيكٍ – رضى الله عنها أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم -أَمَرَ بِقَتْلِ الْوَزَغِ وَقَالَ « كَانَ يَنْفُخُ عَلَى إِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِالسَّلاَمُ »

    Dari Ummu Syarik Radhiyallohu ’anha, bahwasannya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan membunuh cicak/tokek dan bersabda: “Dahulu cicak ikut meniup api yang akan membakar Ibrahim ‘Alaihissalam”(HR.Bukhori).

    Dalam hadits lain Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan pahala yang banyak/keutamaan dalam membunuh cicak.

    مَنْقَتَلَ وَزَغًا فِى أَوَّلِ ضَرْبَةٍ كُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَفِىالثَّانِيَةِ دُونَ ذَلِكَ وَفِى الثَّالِثَةِ دُونَ ذَلِكَ

    “Barangsiapayang membunuh cicak dengan sekali pukul maka dia mendapatkan seratus kebaikan,dan siapa yang membunuhnya dengan dua pukulan maka mendapat pahala yang kurang dari itu, dan barangsiapa yang membunuhnya dengan tiga pukulan maka dia mendapat pahala yang lebih sedikit lagi” (HR.Muslim)

  12. Semut
  13. Lebah
  14. Burung Hud-hud
  15. Burung Shuradعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : نَهَىرَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ قَتْلِ أَرْبَعٍ مِنَالدَّوَابِّ : النَّمْلَةِ ، وَالنَّحْلَةِ ، وَالْهُدْهُدِ ، وَالصُّرَدِ“Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam melarang membunuh empat hewan, yaitu; semut, lebah, burung hud-hud, burung shurad” (HR.Bukhori)
  16. Katakعَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عُثْمَانَ قَالَ : ذَكَرَطَبِيبٌ عِنْدَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَوَاءً ،وَذَكَرَ الضُّفْدَعَ يُجْعَلُ فِيهِ ، فَنَهَى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ قَتْلِ الضُّفْدَعِ (أخرجه أحمد و ابن ماجه و الدارميAbu Abdirrahman Bin Utsman Radhiyallahu ‘anhu berkata: “seorang dokter bercerita tentang obat dihadapan Rasulullah, dia menyebutkan bahwa bahan obat itu adalah katak, lalu Rasulullah pun melarang membunuh katak”(HR.Ahmad, Ibnu Majah, Ad-Darimi).

    Para Fuqaha mengharamkan kelima hewan diatas (no.12-16) dikarenakan RasulullahShalallahu ‘alaihi wasallam melarang kita untuk membunuhnya. Jika membunuhnya saja haram, maka dengan cara apa kita hendak memakannya?

Selain hewan-hewan diatas para ulama memiliki beberapa kaedah fiqhiyyah dalam menentukan hukum akan haramnya suatu binatang yang belum ada nashnya yang jelas baik dari Al-Qur’an maupun As-Sunnah Ash-Shahihah, yaitu:

  1. Setiap hewan yang memakan benda najis dan menjijikkan (النجاساتوالخبائث).
  2. Setiap hewan yang di lahirkan dari hasil silang antara binatang halal dan binatang haram (تولدبين مأكول وغيره).
  3. Setiap serangga yang membahayakan.

Semoga catatan ringkas ini memberi faedah dan pengetahuan kepada kita seputar keharaman hewan-hewan menurut syari’at Islam yang agung, penuh berkah dan hikmah ini.Wallohu A’lam.

 

Maraji’:

  1. Shahih Fiqh Sunnah; Syaikh Abu Malik Kamal Sayyid Salim; Maktabah Taufiqiyah.
  2. Fathul Baari Syarah Shahihil Bukhari; Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Atsqalaani; Darul Hadits.
  3. Al-Minhaj Syarah Shahih Muslim; Al-Imam Muhyiddin An-Nawawi Asy-Syafi’I; Daar Ihyaa’ut Turats.
  4. Hayaatul Hayawaan Al-Kubra; Syaikh Abul Baqaa Ad-Damiri Asy-Syafi’i; Darul Kutub Al-Ilmiyyah.

Penulis: Abu Hatim Abdul Mughni, BA.

=-=-=-=-=-=-=-=

Tambahan:

Di dalam shahih Muslim, Sunan Abu Daud dan Jami’ at Tirmidzi dari Abu Hurairoh berkata : Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa membunuh cecak maka pada awal pukulannya baginya ini dan itu satu kebaikan. Barangsiapa yang membunuhnya dalam pukulan kedua maka baginya ini dan itu satu kebaikan yang berbeda dengan yang pertama. Jika dia membunuhnya pada pukulan ketiga maka baginya ini dan itu kebaikan yang berbeda dengan yang kedua.

Di dalam shahih Muslim disebutkan : Barangsiapa yang membunuh cecak pada satu kali pukulan maka baginya seratus kebaikan. Dan jika pada pukulan kedua maka baginya (kebaikan) berbeda dengan itu (yang pertama), dan jika pada pukulan ketiga maka baginya (kebaikan) berbeda dengan itu (yang kedua).

Sumber: Eramuslim

Contoh hewan yang kita diperintahkan untuk membunuhnya adalah yang disebut di dalam hadits Aisyah radhiallahu ‘anha, bahwasanya Rasululullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

خَمْسٌ فَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فِي الْحَرَمِ الْفَأْرَةُ وَالْعَقْرَبُ وَالْحُدَيَّا وَالْغُرَابُ وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ

“Lima hewan pengganggu yang boleh dibunuh (meskipun) di tanah haram, yaitu: tikus, kalajengking, rajawali, gagak, dan anjing yang suka menggigit.” [HR Al Bukhari (3314) dan Muslim (1198)]

Sumber : Dakwah Sunah Quran

=-=-=-=-=

Semoga bermanfaat ;)

Belajar Menjadi Pemulung Sampah

Selama ini, sampah identik dengan sesuatu yang bau, kotor, jorok, tidak higienis, sarang penyakit, dan entah apa lagi. Ditambah lagi bahwa urusan sampah sudah ada bagian orang lain yang membuat kita tak mau pusing dengan hal ini. Padahal, kebersihan itu sebagian dari manifestasi iman kita. Bukankah Rasulullah SAW sendiri yang mendidik kita demikian?

Aku ngoceh di linimasa Twitter untuk masalah ini. Sedikit berbagi saja.

=-=-=-=

Oke, sudah nemu bank sampah untuk kemasan kaca dan kaleng di Bandung Timur. Yuk ah, semangat mulai dari diri sendiri.

«Lagi belajar jadi pemulung pinter. Pilah dan pilih sampah. Organik & non organik. Plastik, kaca, kaleng pisahin lagi.

Meski banyak tempat sampah bertuliskan “organik” & “non organik”, nyatanya banyak limbah kaca & plastik ke tong “organik”.

Jangan jadi pribadi cuek ah. Kita bisa googling untuk belajar membuang sampah sendiri dengan baik. Aku juga masih belajar kok.

Nah, selain belajar mengelola sampah pribadi, kamu juga harus mulai mengurangi pemakaian plastik. Kenapa? Sulit terurai, Bradeur.

Meski di setiap kemasan plastik saat kamu belanja ke supermarket ada tulisan “mudah terurai”, benda itu tak terurai dalam waktu seminggu, kan?

Bawa tote bag / keranjang / tas belanja sendiri. Inget gak, dulu ibu atau nenek kita kalau belanja bawa keranjang sendiri? Tiru yuk?

Kadang, kasir suka tanya, “Mau diplastikin?” Bilang dengan tegas, “Gak usah.” Atau “Saya bawa tas sendiri.” Gitchu.

Kadang, kalau belanjaanku lumayan banyak, aku minta mereka mengemasnya dalam kardus bekas. Toh di gudang mereka juga banyak. Manfaatkan.

Aku selalu minta, “Pakai kardus aja, Mbak.” Bohong banget kalo mereka bilang gak punya. Di Giant, di setiap belakang kasir selalu sedia tuh.

Ketika belanja makanan, SAY NO TO STYROFOAM. Usahakan bawa misting sendiri ya, Kakak, Teteh, Mas, Abang, Om, Tante…

Suka nyesek kalau ke tukang makanan atau saat ke food court atau ke bazaar makanan, tumpukan styrofoam siap pakai dan bekas pakai berserakan

Alasan kepraktisan? Weh, alasan kesehatan jauh lebih utama atuh, Eceu, Mamang… Styrofoam tak bagus untuk kesehatan. Sayang badan sendiri.

Bawa tumbler dan misting sendiri. Mudah dicuci kan? :) mudah dibawa juga kok. lagi-lagi kurangi sampah plastik.

Jadi, kalau ada hajatan / arisan / ultah / dan lain lain, kemasan lunch box jangan pakai styrofoam yah? Back to kardus saja.

Kalau di acara resepsi nikahan, setiap gubuk ada aneka macam hidangan. Yang gunakan styrofoam, sebaiknya dihindari. ;)

Sebagai pemilik hajatan, bisa bilang ke bagian catering untuk tidak menggunakan styrofoam. Ditolak? Ganti rekanan catering-nya.

Di sini ada pemilik usaha kuliner pake styrofoam? Please ganti kemasannya dgn kardus. Gak ada kerennya pakai bahan yang super sulit terurai itu.

Dan demi kesehatan diri sendiri pun orang lain, ayo bawa tumbler + misting sendiri. Bisa dong? Itu lebih keren lho.

Ingat saat kecil, selalu disuruh bawa bekal dari rumah ke sekolah? Tandanya ortu sayang pada kita. Masakan rumah lebih higienis kan? :)

Harusnya kebiasaan itu jangan dilepas sampai kini. Bawa terus tempat minum dan makanmu sendiri. Repot? Gak ah. :)

Eh eh, masih zaman gak rantang kaleng / aluminium susun 3 atau 4 itu? Di rumahmu ada? Kalau mau beli soto / bakso, pakai itu yah ;)

Rantang kayak gini lho. Vintage banget. Etapi sekarang banyak yang lebih modern dan cakep modelnya. Sama aja. Punya?

Embedded image permalink

Iya, kalau beli ke warung / kios makanan, bawa aja tuh rantang / misting buat mengemasnya. Terlihat aneh? Karena tak dibiasakan :)

Mari kurangi sampah dan belajar memilah sampah sendiri. yuk!

=-=-=-=-=-=-=-=

Kita mulai dari diri sendiri, mulai dari yang terkecil, dan mulai dari hari ini. Yuk!

Japanese List of Name Honorifics

Just because I need to refresh my mind and memory of my Japanese language lesson… But well… I have to googled it to copy it all here.

Besides, I will let you laugh on me for the fact: I never heard “dono” before. So, when I watched Rurouni Kenshin and The Last Samurai (1979), I noticed [namae]-dono on those movie.

Yes, that is the real reason why this post have to be written (at least for my new lesson).

Baca lebih lanjut

Hikikomori, Penyakitnya Orang Cerdas Jepang

Mengutip dari dailymail, diterjamahkan oleh Kompas

–=-=-=-=-=-=

TOKYO, KOMPAS.com — Sebuah fenomena “penyakit” aneh sedang mewabah dan menghinggapi hampir satu juta warga Jepang. Penyakit aneh itu disebut hikikomori, dan penderitanya sebagian besar adalah para pemuda.

Mereka yang dihinggapi hikikomori biasanya menarik diri dari kehidupan sosial, mengisolasi diri di dalam kamar yang dalam beberapa kasus berlangsung bertahun-tahun.

Baca lebih lanjut