Lewati navigasi

Arsip Tag: iseng

selamat pagi kamu, yang muncul di pikiranku pertama kali ketika membuka mata.

Be with someone who knows exactly what they have when they have you. Not someone who realizes it after they’ve lost you. ~ @Notebook

If you love someone, you better PROVE it. Because LOVE is not a noun to be defined, but a verb to be acted upon. ~ @Notebook

mengalah untuk menang. jika insting aku ini benar, waktunya gak akan lama lagi. Tuhan senang memberiku kejutan berkali-kali… ;)

sejak awal aku sudah menyadari, bahwa keajaiban selalu datang dalam bentuk yang berbeda. tetapi fokus objeknya selalu sama. :)

ini yang disebut: skenario Allah terlalu sempurna dan tetap akan seperti itu. datang tepat waktu. justru di saat kita nyaris menyerah. ;)

di saat aku hendak berhenti bermimpi dan berharap, Allah tersenyum padaku tanpa sempat memberiku kesempatan untuk bertanya. jalani saja.

prosesnya terlalu cepat. tetapi ternyata aku menikmatinya. hampir semua terjadi dalam satu waktu. Tuhan dan dia berkata sama, “jalani saja”

Good relationships don’t just happen. They take time, patience and two people getting through all the hard times together. ~ Notebook |#beb

tak terhitung keajaiban yang kuterima dalam waktu sebulan ini. ada kejutan cantik yang Allah berikan di setiap lelah dan sedihku. indah. :)

saat aku membiarkan insting ini bekerja alami, justru segalanya terasa ringan. beda ketika aku memaksanya menjadi tajam. ia malah mandeg.

semalam adalah pembuktian berikutnya. tentu, aku masih menangis cengeng dan pasrah. ketika Allah berbisik padaku, aku terperangah.

ternyata Allah sayang aku… dan ketika aku menangis bahagia, dia berbisik, “udahlah, gak usah dibawa emosional gitu.” ah, cinta….

kamu keajaiban yang diberikan Tuhan padaku. lantas, apa aku harus bersikeras menolak dan mengelak? sementara jelas nyata di hadapanku?

baiklah, aku hanya mengikuti skenario Allah saja. Allah tak akan memberi kecuali yang terbaik untukku, bukan? :)

karena kita tak pernah tahu masa depan seperti apa yang akan terjadi. antara ikhtiar & doa kita + ketentuan Allah. waktu mendewasakan.

wajah bersalah itu membuatku ikut merasa bersalah. kita terjebak di mananya ya? waktu dan tempatnya tepat. kitakah yang salah?

kalau memang kita yang salah, mengapa Tuhan membiarkan? rasanya tak mungkin. pastilah ada rencana dan hikmahnya dari semua ini. yakin.

dan tentu saja… hati kecil tak akan pernah bohong. bukankah begitu? ;)

tak mungkin Tuhan mempertemukan kita tanpa ada rencana indah-Nya sebelumnya. skenario sempurna-Nya terlalu rumit untuk dipikir biasa.

kita tak pernah berencana seperti ini, kan? menyesal? lucu kalau merasa menyesal. buktinya… kita semakin merasa lebih baik. ;)

NAH! :) RT @ajobendri: andiana termasuk juga lidah.. Sebab lidah tak bisa bohong :)

Tuhan tak membiarkan aku larut dalam kebahagiaan semu. tapi Dia pun tak ingin aku sedih berkepanjangan. maka aku berjalan perlahan.

jalani saja. biarkan semua mengalir alami. kita akan merasakan nanti bahwa janji Tuhan tak pernah meleset sedetik pun.

ah… senyumku pagi ini terhenti sejenak. tak mengapa. akan ada kesempatan untuk mengembangkannya lagi. entah kapan. biar Allah yang atur.

kamu seenaknya aja bikin galau dalam waktu 12 jam. tapi aku gak bisa nuntut. mau ngeborgol kamu aja gak bisa. #apasih

aku mengerti kamu. aku menghargai usahamu untuk menemuiku di sela waktu & beban kerja yang begitu tinggi.

tatapan matamu yang penuh rasa bersalah. kesal pada diri sendiri. tapi tak bisa menyalahi keadaan. kita bisa apa? ah, cinta.

jangan mengeluh ah. akan datang saatnya segera. ketika aku bersama denganmu. tanpa ada lagi keraguan. aku percaya masa depan. milik kita.

jalani saja. itu kan katamu? itu pula perintah Allah. jadi, aku menurut saja.
aku tahu kamu membaca semua twit di linimasaku. iya, kamu! selamat pagi dari Cibiru. aku menunggu.

No matter how busy a person’s day might be.

If they really care, they’ll always find a time for you. #SLT

selamat malam kamu, yang sudah memberikan pelukan hangat, tatapan mesra, dan kecupan di kening. terima kasih sudah berusaha ada untukku. :)

tak usah banyak bicara. kita saling terdiam dengan lengan saling melingkar dan mata yang saling menatap. masih perlukah ribuan aksara itu?

pertanyaan “kalian sedang apa sekarang?” terlihat sederhana dan cemen ya? tapi tidak denganku. itu bentuk perhatian tulus dari hati :’)

memperhatikan & memperlakukan anak-anakku seperti malaikat kecil yang selalu dirindukannya. ah, surga dunia… :’)

—-

#beb (twit 27 Mei 2012)

Iseng ngetwit dengan analisan sotoy tentang pernikahan. Belum tuntas. Tapi boleh disimak. ;)

—-

mencintai seseorang itu harus APA ADANYA, jangan ADA APANYA! kalau menikah pun ya harus terima paket kelebihan dan kekurangan dong! tsk…

terima pasanganmu dengan hati dan pikiran yang terbuka. kecuali jika memang ada hal yang tak bisa ditolerir. dalam kasusku, memang demikian.

menikah bukan perjanjian kontrak antar manusia. tapi sumpahmu terhadap Tuhan. mempermainkan pernikahan artinya imanmu dipertanyakan.

jika memang tak sanggup untuk beribadah (menikah) dengan benar, berpuasalah. itu lebih baik. maka Allah akan menunjukkan kuasa-Nya atasmu.

menikah itu bukan pelegalan dan penghalalan seks semata. manusia bukan binatang. kita diberi akal dan perasaan. jangan mempermainkannya.

perjanjian yang berat. demikian dalam agamaku. pernikahan itu perjanjian yang berat karena saksinya langsung Sang Maha Cinta.

Tuhan memberimu rasa sayang dan cinta karena kasih-Nya padamu. mana bentuk syukurmu? menikahlah karena ingin beribadah pada-Nya. :)

tak pernah ada pernikahan yang bertujuan untuk sebuah perceraian. maka sebenarnya, Pengadilan Agama seharusnya tidak ada. tetapi nyatanya?

Tuhan membenci perceraian. tetapi bila ternyata memang ada yang tak bisa lagi dipertahankan dan itu dipikir dengan akal sehat, let it be.

pikirkan baik-baik sebelum menikah. kemudian, saat emosi negatif menguasaimu, pikirkan baik-baik sebelum mengucap kata ‘cerai’.

jangan memutuskan menikah ketika hati dan pikiranmu sedang melayang karena cinta. berpikirlah logis. pernikahan bukan untuk waktu sebentar.

pacaran (yang terlihat bahagia) tidak menjamin kamu bakalan sama bahagianya setelah menikah kelak. bukan itu parameternya.

menikah itu jangan menunggu kesiapan materi. sampai kiamat pun gak bakalan siap. putuskan menikah karena ingin beribadah. titik.

mintalah pada Allah, keputusan yang terbaik. kamu boleh kok milih pasangan yang kamu mau. nanti Allah kasih deh. hanya saja tak mudah ;)

=====

sementara segitu dulu. nanti sambung lagi. kalo inget. :P

To love somebody naturally
To love somebody faithfully
To love somebody equally
Is not enough, it’s not enough
It’s not enough

To love somebody secretly (And never touch)
To love somebody honestly (And always trust)
To love somebody tenderly
The tender touch is not enough
It’s not enough

Love hurts you sometimes
It’s not so easy to find, no
Searchin’ everywhere, you turn and swear (Ahh-ahh-ahh)
It’s always been there

To love somebody foolishly (Can happen once)
To love somebody hopelessly (It hurts so much)
To love somebody equally
Is not enough, it’s not enough
It’s not enough

Love takes a little time
It’s not so easy to find, no, no
Searchin’ everywhere, you turn and swear
It’s always been there

(Guitar Solo)
Standin’ there….

Oh!

And if it don’t come easily
One thing you must believe
You can always have trust in me
‘Cause my heart will always be, yours honestly

Yeah! Love hurts you sometimes
Not so easy to find, no-oh
Searchin’ everywhere, you turn and swear (Ahh-ahh-ahh)
It’s always been there, standin’ there
Love hurts you sometimes
It’s not yours, it’s not mine, no-oh
Love is only to share
You turn and swear (Ahh-ahh-ahh) it’s everywhere
Standin’ there (Ahh-ahh)
‘Cause it’s always been there 

=-=-=-=-=-

When you said that you gonna hug me to stop me crying… It was never enough. I wanna be there where you are…

 

 

~dalam doa, asa, mimpi, dan tujuan yang satu~

#kepadaA

Hm, ya gitu deh. Seperti biasa sebenarnya sih… Tapi hari ini istimewa karena mereka berhasil membuat rusuh di Buah Batu. Haiyah!

Tetap dimulai dengan keriuhan di pagi hari di rumah Nani, teman SMPku di Cibeunying. Janjian sekitar pukul 7 pagi dengan kang Sona harus bubar jalan karena krucilku makannya lama dan masih ingin main. Wataaawww…. Bakbikbuk kedubrakan mencoba sampai di tempat janjian tepat waktu. Tapi kemacetan dan angkot yang melaju seperti keong menyebabkan waktu molor telah 1 jam. Cakep, yes? :( Umar dan Salman bawelnya super deh selama di perjalanan. Hingga ketika menunggu jemputan pun mereka menjadi rewel.

Akhirnya yang menjemput adalah Kang Ei dan Kang Irfan. Umar dan Salman girang banget deh dijemput pakai mobil. Mereka paling suka, tentu saja. ;) Dan lupa tuh dengan rewelnya yang memusingkan kepalaku :D

Sampai di tempat tujuan, aku bertemu dengan Kang Sona yang menyambutku dengan tampang rada bete di balik senyumnya. Hweh! Hampura atuh, Kang! Kemudian ada Kang Taufik yang tetap saja tak diingat oleh Umar & Salman. Wakakaka :lol: , maaf ya Om Opik? :P Terus ketemu Kang Yana dan anak istrinya. Ih itu anak perempuannya lucu sekaliiiiiiiiiii…. GEMEEEESSSS…. :)

Ada Ceu Girinyih dan Abah Amin (akhirnyaaaaa…. *yak drama lebay dimulai*) Hehehehe… Juga ada Kang Hermawan (Ceef Ones), Kang Dedi Akung Sobari, Ki Ubbay, dan yang lainnya. *tunggu, eikeh masih meraba-raba wajah asli dan photo profile di FB, nih!*

Waktu baru datang sih aku langsung ditodong Kang Hermawan untuk membahas soal biaya pajak rumah. Lumayan ribet dan puyeng ya? Baiklah setidaknya bayangan biayanya tak semengejutkan (apa ini bahasanya) yang kupikirkan.

Ketika aku memperkenalkan diri, baru deh pada ngeh siapa aku. Hiyah, gubrak! Coba deh ya yang paling kaget masa sih Kang Dedi dan Kang Benno? *mikir garuk kepala* Oh ada satu lagi… Yang akun fesbuknya “Murangkalih….” (lupa juga lagi, gak hafal) sampe tanya gak yakin, “Oh ini Teh An Diana?” :D  Baiklah… Aku memang baru pertama kali bertemu dengan kalian kecuali Kang Irfan dan Kang Taufik. Yuk mareee….

Yang termasuk rombongan terakhir adalah Kang Ndien (bener apa salah ya?), Nyi Iroh, Nyai Endit dan Teh Odah. Ahey, akhirnya… :) Alhamdulillah, mereka semua persis seperti yang ada dalam bayanganku. (apa deh!)

Waktu mau pulang, aku sempat membawa 3 porsi burgongnya Kang Taufik. *iya, itu sih wajib* :D

Mohon maaf ya pada sahibul bait atas keriuhan yang dilakukan oleh kedua krucilku hari ini… Terima kasih banyak pada semua tim Banyolan Sunda yang sudah memberiku ruang untuk bersilaturrahmi. :)

Sayangnya belum bertemu Kang Jajang / Ki Jayus, Koh Bunhaw, Kang Yayan Bedog, dan siapa lagi ya? *mikir* Ya sudahlah, insya Allah lain waktu ada kesempatan lagi. :)

Sekian untuk hari ini dan terima gosip. *pletak!*

Sudah apdet blog juga. Iya, ini #kode ;)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.