Aku semakin sering bertanya pada diriku sendiri. Juga terkadang aku ‘berusaha bertanya’ pada para malaikat pendampingku.
Pada malaikat di sebelah kananku, aku bertanya,”Apakah saldo amalanku sudah meningkat untuk mendapatkan poin minimal pembelian tiket ke surga?” ia hanya tersenyum tipis.
Pada malaikat di sebelah kiriku, aku bertanya, “Apakah tanda merah di raport amalanku semakin bertambah?” ia menyeringai hingga membuatku bergidik.
Aku menangis…
Seandainya aku boleh menghitung-hitung…. Kemungkinan besar jatah usiaku tak sampai duapuluh tahun lagi… Bukan, bukan aku mendahului takdir Allah.. Aku hanya sekedar berhitung matematis a la manusia saja.
Hingga saat ini, banyak yang belum aku lakukan. Terlalu banyak membuang waktuku sia-sia. Aku harus berkemas. Aku takut tertinggal kereta untuk menuju ke terminal akhir. Aku harus mengecek ulang, apakah perbekalanku sudah siap semua?
Allah, aku sekedar berbisik padaMu hari ini, “Terima kasih, Cinta!”